Article

“Penjaja Media” Advent Muncul di Acara Talk Show Nasional “Dr.Oz”

DeVon Franklin berbicara mengenai peristirahatan Sabat, keajaiban, iman, meyakinkan seorang dokter bedah mengenai istirahat mingguan

Anda dapat menyebut seorang Advent DeVon Franklin - seorang pembuat film Hollywood yang berhasil, penulis buku terlaris, dan sesekali menjadi pengkhotbah tamu di GMAHK Mt. Rubidoux di RIverside, California - seorang penjaja, dan tidak salah lagi. Namun, dibanding mengetuk pintu satu per satu, Franklin “mengunjungi” jutaan rumah sekaligus pada saat yang bersamaan.

 Mungkin “penjaja media” adalah gambaran yang lebih baik untuk dirinya. Franklin, yang belum mencapai usia 40 tahun, sedang memulai salah satu peran media terbesarnya, dengan berpartisipasi setiap minggu di segmen “Jumat yang Setia” di acara televisi yang sangat terkenal, “Dr. Oz”, yang disiarkan di 99% pasaran televisi Amerika Serikat.

 Franklin mengatakan bahwa kesempatan untuk tampil dalam seri ini datang setelah ia bersaksi kepada Dr. Mehmet Oz, pembawa acara program tersebut, mengenai perlunya hari Sabat mingguan — pada televisi nasional.

 “Dr. Oz sangat diyakinkan akan hal ini,” Franklin katakan dalam sebuah wawancara melalui telepon. “Ia adalah seseorang yang bekerja 24/7. Ia katakan hal mengambil satu hari istirahat sangat menempel padanya. Jadi, ia memulai membaca, memperkaya diri, selama liburan. Ia katakan ia mendapatkan banyak hal dari yang ia baca, ia ingin untuk melakukan banyak acara dan lihat apa yang akan terjadi di Februari nanti.”

 Dalam sebuah pernyataan, Dr. Mehmet oz, dokter bedah kardiotoraks di New York yang memulai acara televisi ini 8 tahun yang lalu, memuji wawasan Franklin.

 “Di ‘Jumat yang Setia’, kita akan menyelidiki peran penting dari iman dan kerohanian dalam kesejahteraan kita secara keseluruhan,” kata Dr. Oz. “DeVon sering bergabung dengan kita untuk pandangan populer dan informatif terhadapan pengembangan kerohanian dan pribadi. Saya sangat senang ia akan membantu kita.”

 Setiap Jumat, Franklin akan bergabung dengan orang-orang yang berpengaruh dalam bidang rohani dalam diskusi topik-topik utama, kata produser acara tersebut. Segmen-segmen tersebut meliputi “30 Tantangan Penuh Berkat: 30 Hari Hidup Sehat dan Terberkati” dengan Franklin dan sebuah panel dari para pendeta baru termasuk Carl Lents dari Hillsong; “Pemulihan Medis Ajaib yang Hanya Allah Bisa Jelaskan”; Kathie Lee Gifford pada “Bagaimana Imannya Membantunya Mengatasi Kesedihan dari Kehilangan Suaminya”; dan “Bagaimana Memasuki Iman Anda untk Mendapatkan Hubungan, Karir dan Hidup yang Anda Inginkan,” lagi-lagi menampilkan Franklin.

 Segmen yang terakhir, kata Franklin, akan menjadi “sesuatu yang sangat spektakular… Saya tidak pernah melihat talk show di siang hari yang meliputi ini.”

 Franklin mengatakan iman Adventnya sedari kecil adalah bagian dalam dari pekabarannya. Ia kembali ke imannya semasa muda yang bermasalah; adiknya, Pendeta David B. Franklin, memimpin Gereja Kota Miracle di Baltimore, Maryland, dan telah menjadi pembawa acara “Mari Berdoa” di Hope Channel.

 “GMAHK adalah bagian dari diri saya, itu ada dalam apa yang saya lakukan, dan saya bersyukur untuk kesempatan yang media telah berikan untuk membagikan pesan bagaimana hidup Kristus dapat mempengaruhi kehidupan Anda dalam cara yang positif,” kata Franklin.

 Ia menambahkan, sebagai “penjaja media”, membawa pesan itu kepada rumah tangga via televisi dan gambar bergerak, mencerminkan ketertarikannya selama ini dalam bidang tersebut.

 “Itulah kekuatan media,” jelasnya. “Itulah salah satu alasan mengapa sedari muda saya ingin berada di media. [Beberapa orang] mungkin tidak akan sampai ke gereja, namun mereka mungkin melihat sebuah film, talk show atau mendengar program radio.”

 

Penerjemah : Ivetta Inaray

Sumber : www.adventistreview.org/church-news/story-adventist-‘media-colporteur’-shares-message-on-“dr.-oz,”-national-talk-show

Kembali ke daftar